Pengertian, Rumus, dan Pemanfaatan Energi dan Daya Listrik

Hai sobat, penasaran tidak mengapa kipas angin bisa menyala jika dicolokkan ke stop kontak? Kali ini akan dibahas energi dan daya listrik yang banyak sekali pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

Energi Listrik

energi dan daya listrik

Energi listrik merupakan energi yang diperlukan untuk menggerakkan beberapa peralatan listrik, bisa juga digunakan untuk mengubahnya menjadi energi lain.

Untuk mengetahui besarnya energi listrik digunakan rumus:

W = V.Q

Besarnya muatan listrik dinyatakan dengan rumus Q = I.t

Sehingga

W = V.I.t

  • W = Besarnya energi (joule)
  • V = Beda potensial (volt)
  • Q = Besar muatan (coulomb)
  • I = Kuat arus listrik (ampere)
  • t = Waktu (sekon)

Daya Listrik

Energi dan daya listrik merupakan satu kesatuan dan saling berhubungan. Daya listrik merupakan besarnya energi listrik yang diperlukan untuk mengalirkan listrik melalui penghantar tiap detik. Untuk mengetahui besarnya daya listrik, digunakan rumus:

rumus daya listrik
rumus daya listrik

Keterangan

  • P = Daya Listrik (watt)
  • W = Besar energi listrik (joule)
  • V = Beda potensial (volt)
  • I = Kuat arus listik (ampere)
  • t = waktu (sekon)

Baca juga

Penghitungan Pemakaian Energi Listrik Sehari-Hari

Dalam penghitungan energi listrik rumahan digunakan sebuah meteran yang diukur dengan satuan kWh (kiloWatt-hour). Karena untuk mengetahui besarnya daya listrik digunakan watt/sekon, hal ini dianggap terlalu kecil untuk pemakaian rumahan. Sehingga didapatkan:

1 Wh = 3600 Ws

1 kWh = 1000 x 3600 Ws

Dalam penggunaan alat listrik biasanya tertera sebuah informasi mengenai daya dan beda potensial. Misalnya sebuah lampu tertera label 60 watt/220 volt.

Hal ini bisa diartikan, lampu membutuhkan daya 100 watt dengan beda potensial 220 volt. Daya listrik merupakan energi tiap detik, sehingga besar energi yang diperlukan sebesar 60 J/S.

Perubahan Energi Listrik

Energi listrik dapat diubah menjadi beberapa energi lain, contohnya:

  • Energi listrik menjadi energi kalor, contohnya: setrika, solder listrik, kompor listrik.
  • Energi listrik menjadi energi kimia, contohnya: penyepuhan, pengisian aki
  • Energi listrik menjadi energi gerak, contohnya: vacuum cleaner, kipas angin

Baca juga

Untuk mengetahui beberapa alat listrik diperlukan energi dan daya listrik untuk menyala. Semoga dengan penjelasan di atas bisa membantumu dalam memanfatkan di kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *