Menentukan Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH) Zat

Biasanya untuk menentukan sebuah zat masuk dalam kategori asam atau basa, kamu mungkin tinggal mencicipnya. Hanya saja tidak semua zat bisa aman dicicipi oleh manusia termasuk asam sulfat atau amonium hidroksida yang keduanya berbahaya bagi tubuh. Untuk itulah diperlukan cara mengukur derajat keasaman dan kebasaan (pH dan pOH) yang bisa mudah diterapkan.

Mengenal pH dan pOH

Namun sebelum menentukan derajat keasaman dan kebasaan (pH dan pOH), ada baiknya kamu tahu dulu apa itu pH dan pOH. Sekedar informasi, istilah pH dipopulerkan oleh ahli biokimia asal Denmark bernama Soren Sorensen. pH (potenz of Hydrogen) adalah satuan skala dari larutan dengan konsentrasi rendah yang berkisar antara 0-14.

Derajat keasaman dan kebasaan (pH dan pOH) suatu larutan bergantung pada konsentrasi ion H+. Di mana semakin besar konsentrasi ion H+, maka artinya larutan itu makin asam. Secara matematika, pH dinyatakan dengan persamaan -log (H+). Sama seperti pH, pOH (potenz Hydoxide) juga dinyatakan dengan persamaan -log (OH-).

Baca juga Sifat-Sifat Asam, Basa, dan Garam Agar Makin Paham

5 Cara Tentukan Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH)

Agar kamu semakin paham, derajat keasaman alias pH rupanya bisa ditentukan dengan lima cara berbeda. Kenali satu-persatu dan tentukan metode mana yang paling kamu mengerti:

Indikator Universal

Disebut indikator universal, karena sebetulnya merupakan campuran dari berbagai macam indikator yang bisa menentukan pH larutan lewat warna yang berubah. Ada dua jenis indikator universal yaitu kertas serta larutan. Untuk indikator kertas, memiliki empat buah garis berwarna kuning, hijau, jingga dan jingga kecoklatan. Garis warna akan berubah jika kertas dicelupkan ke larutan.

Menentukan Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH) Zat

Misalkan saja saat kertas indikator dicelupkan ke larutan dan garisnya berubah dari urutan terbawah jadi kuning, biru, jingga dan jingga, maka artinya larutan itu basa karena memliki pH 10. Sementara untuk larutan, warnanya akan berubah sesuai dengan sifat larutan dan pH yang ditampilkan.

Indikator Stick

Bentuknya memang mirip kertas tapi beda dengan indikator universal jenis kertas. Kertas dalam indikator stick berupa kertas serap yang akan mudah berubah sesuai dengan larutan pencelupnya. Semakin merah maka artinya asam dan semakin ungu artinya basa.

Larutan Indikator

cara tentukan Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH) Zat

Contoh larutan indikator adalah metil jingga (MO). Di mana saat dicampur larutan dengan pH kurang dari 6, akan berubah jadi jingga kemerahan, sementara jika pH lebih dari 7, warnanya berubah jadi kuning. Larutan lain yang bisa dipakai adalah Phenolphtalein yang jika pH di bawah 8 tidak akan berwarna, sementara jika larutan yang diujikan punya pH di atas 10, jadi ungu.

pH Meter

Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH), mengenal pH dan pOH

Seperti namanya, ini adalah alat untuk mengukur derajat keasaman dan kebasaan (pH dan pOH) secara akurat. Tak perlu pembanding, tinggal memasukkan alat ini ke larutan dan skala pH atau pOH akan terlihat sehingga kamu bisa menentukan larutan itu asam, basa atau garam lebih akurat.

Rumus

Cara terakhir ini terbilang cukup rumit untuk menentukan derajat keasaman dan kebasaan (pH dan pOH). Karena kamu wajib mengetahui nilai konsentrasi dan persamaan reaksi sebuah larutan sebelum bisa menentukan pH atau pOH zat entah kuat dan lemah. Di mana baik pH dan pOH menggunakan rumus -log (H+) dan -log (OH-).

Baca juga

Nah bagaimana, cara menentukan derajat keasaman dan kebasaan (pH dan pOH) manakah yang kamu pilih? Apapun itu, jangan sampai keliru dalam menentukan. Karena kalau kamu sampai keliru menentukan derajat asam salisilat dan magnesium hidroksida bisa berdampak ke kesehatan tubuh.

Referensi :

  • https://id.m.wikipedia.org/wiki/PH
  • https://kamuslengkap.com/kamus/kimia/arti-kata/poh
  • https://id.m.wikipedia.org/wiki/Indikator_universal
  • https://id.m.wikipedia.org/wiki/PH_meter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *