Apa Penyebab Terjadinya Pasang Surut Air Laut?

Sobat, apakah kamu pernah memperhatikan di wilayah pesisir pantai? Bagaimana keadaan airnya? Apakah selalu tetap atau terkadang dapat berubah? Jika kamu memperhatikan air laut selama 24 jam, air laut akan mengalami pasang surut? Apakah penyebab pasang surut air laut? Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut penjelasan lengkap mengenai fenomena pasang surut air laut.

Jika sobat sering mengunjungi pantai, sobat akan menemukan adanya perubahan bentuk pada air laut karena adanya sebuah gaya. Perubahan bentuk air laut inilah yang sering dinamakan dengan pasang surut.

Ketika air laut naik di permukaan dibanding biasanya, hal inilah yang dinamakan dengan pasang. Sedangkan ketika air laut turun dari permukaan dibanding biasanya inilah yang dinamakan dengan surut.

Penyebab Pasang Surut Air Laut

Biasanya, di suatu tempat terjadi dua kali pasang dan dua kali surut. Tetapi, terkadang periode pasang surut ini terjadi secara bergantian sesuai dengan faktor yang mempengaruhinya.

Fenomena air laut pasang

Konsep Pasang Surut Air Laut

Pasang surut yang terjadi di permukaan laut merupakan seuatu fenomena alam pergerakan permukaan air laut secara berkala karena adanya gaya gravitasi matahari atau bulan. Adanya pasang surut air laut ini merupakan akibat dari gaya gravitasi dan efek sentrifugal pada bidang rotasi bumi. Ada dua teori yang mengkaji tentang pasang surut yaitu:

Teori Keseimbangan atau Equilibrium Theory

Teori ini dikemukakan oleh Isaac Newton yang menjelaskan sifat pasang surut secara kualitatif. Newton berpendapat bahwa naik turunnya permukaan air laut sebanding dengan pembangkit pasang surut. Selain itu, fenomena pasang surut air laut dapat terjadi karena permukaan bumi ditutupi oleh air dan faktor kelembaban diabaikan.

Teori Pasang Surut Dinamik

Teori ini dikemukakan oleh Laplace mengenai sifat pasang surut secara kuantitatif. Teori ini menjelaskan bahwa pasang surut dapat terjadi karena resultan gaya gravitasi bulan, gaya sentrifugal, kadalaman dan luas laut, rotasi bumi, dan pengaruh gesekan dasar.

Baca Juga

Penyebab Pasang Surut Air Laut

Dari kedua konsep pasang surut di atas, dapat disimpulkan penyebab pasang surut yang terjadi di permukaan air laut. Penyebab utamanya adalah adanya gaya tarik menarik benda-benda langit dan gaya gravitasi dari matahari dan bulan. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang ikut berpengaruh menyebabkan terjadinya pasang surut:

Rotasi Bumi

Rotasi bumi merupakan perputaran bumi pada porosnya. Dampak yang terjadi dengan adanya rotasi bumi adalah adanya siang dan malam. Sehingga ketika salah satu bagian bumi menghadap matahari, maka bagian bumi lainnya akan menghadap bulan.

Ketika malam hari, maka bagian bumi yang berupa air laut akan mengalami pasang karena gaya gravitasi bulan dua kali lebih besar dibanding gravitasi matahari.

Revolusi Bumi terhadap Matahari dan Revolusi Bulan terhadap Bumi

Revolusi merupakan perputaran benda langit mengelilingi pusatnya. Sama dengan halnya  bumi dan bulan yang juga mengelilingi pusatnya.

Ketika bumi mengelilingi matahari, maka ada kalanya bumi akan mendekati matahari karena lintasan bumi yang berbentuk elips.

Selain itu, bulan yang merupakan satelit bumi memiliki kemungkinan berada pada jarak yang lebih dekat dengan bumi bersama dengan matahari. Sehingga menjadikan daya tarik bulan dan matahari menjadi semakin lebih kuat.

Baca satelit alami dan satelit buatan

Topografi Laut dan Luas Perairan

Topografi laut yang memiliki kedalaman berbeda menjadikan pasang surut yang berbeda dengan laut yang lebih dangkal. Adanya lempeng di dasar lautan juga mempengaruhi gesekan dasar yang menyebabkan rongga yang menyerap air laut, sehingga menjadikan air laut surut. Selain itu luas perairan juga mempengaruhi terjadinya pasang surut lautan dibanding dengan perairan yang lebih sempit.

Sudah mengerti kan sobat penyebab pasang surut air laut? Semoga penjelasan di atas membantumu untuk menjawab fenomena alam di sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *