Mengenal Pembangkit Listrik dan Jenisnya

Pembangkit listrik adalah alat yang bisa digunakan untuk menghasilkan energi listrik dan umumnya dalam skala besar. Bagian utama pembangkit listrik bernama generator yang berputar dan mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Mesin ini menggunakan prinsip medan magnet dan penghantar listrik. Lebih lengkap berikut ini mengenai pembangkit listrik dan jenisnya.

Cara kerja pembangkit listrik

Ketika turbin memutar rotor, maka energi listrik akan dihasilkan. Listrik yang dihasilkan tersebut tegangannya harus dinaikkan menjadi 150-500 KV melalui Trafo Step Up.

Fungsi dari penaikan tegangan ini adalah untuk mengurangi jumlah kerugian akibat hambatan pada kawat penghantar selama proses transmisi.

Tegangan yang super tinggi membuat arus yang mengalir pada kawat penghantar menjadi lebih kecil.

Kemudian tegangan ditransmisikan melalui jaringan SUTET (Saluran Udara Ekstra Tinggi) menuju Gardu Induk. Saat di Gardu Induk, tegangannya diturunkan menjadi 20 KV.

Setelah itu disalurkan melalui JTM (Jaringan Tegangan Menengah) menuju trafo-trafo distribusi. Di trafo distribusi, tegangan 20 KV diturunkan kembali menjadi 220 V.

Barulah disalurkan melalui JTR (Jaringan Tegangan Rendah) ke seluruh pengguna listrik. Baca listrik bolak-balik

Jenis-jenis pembangkit listrik

Terdapat berbagai jenis pembangkit listrik, yaitu:

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

PLTA terbilang pembangkit listrik dengan jumlah paling banyak di Indonesia. Penggunaan air sebagai energi primer membuat bahan bakar menjadi lebih hemat.

pembangkit listrik tenaga air, apakah pembangkit listrik itu

Cara kerja pembangkit listrik jenis ini adalah dengan memanfaatkan sifat-sifat air yaitu air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah

Air yang sebelumnya dibendung dalam sebuah waduk atau bendungan akan mempunyai energi potensial yang tinggi. Selanjutnya air yang mempunyai energi potensial tinggi tersebut dialirkan ke tempat yang lebih rendah dan memutar sebuah turbin yang selanjutnya memutar generator

Nah akibat dari putaran generator tersebut akan menimbulkan arus listrik AC yang selanjutnya disalurkan ke pelanggan melalui kabel-kabel

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Prinsip kerja pembangkit tenaga listrik ini adalah dengan  memanfaatkan  uap. Uap dihasilkan dari pemanasan ketel uap dan digunakan untuk memutar turbin untuk diubah menjadi energi listrik oleh generator.

Energi primernya biasanya berupa batu bara dan minyak. Prinsip kerja PLTU bisa dilihat pada gambar berikut.

pembangkit listrik dan jenisnya, jenis-jenis pembangkit listrik

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU)

PLTGU dapat dikatakan merupakan kombinasi dari PLTG dan PLTU. Gas buang PLTG akan kembali dimanfaatkan sebagai penghasil uap bertekanan tinggi yang selanjutnya memutar generator.

Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP)

Sebenarnya PLTP memiliki prinsip kerja yang sama dengan PLTU, namun uap yang digunakan berasal dari panas bumi. Maka dari itu, PLTP biasanya dibangun di daerah pegunungan berapi. Cara kerjanya pun sama yaitu aliran uap akan memutar generator penghasil listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)

PLTD umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan beban kecil, seperti di daerah terpencil atau pedesaan.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

PLTS menggunakan solar cell yang mampu mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Energi itu disimpan dalam baterai atau aki untuk digunakan. Pembangkit listrik ini sangat ramah lingkungan karna tanpa melakukan proses pembakaran

cara kerja pembangkit listrik tenaga surya

Pembangkit Listrik Tenaga Ombak (PLTO)

Ombak memiliki energi cukup besar yang dapat menjadi energi alternatif melalui efek gerakan udara dari pergerakan gelombang yang fluktuatif.

Kumparan yang didekatkan dengan magnet yang berubah-ubah dapat menghasilkan arus listrik.

Pada pembangkit listrik tenaga ombak gerakan ombak akan menyebabkan perubahan medan magnet dan karna didekatnya ada sebuah kumparan maka pada kumparan tersebut akan menghasilkan arus listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)

Cara kerja PLTG adalah udara yang dimasukkan ke dalam kompresor disaring terlebih dahulu. Pada kompresor itu tekanan udara dinaikkan kemudian dialirkan ke ruang bakar.

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)

PLTSa sudah banyak digunakan di beberapa kota besar yang ada di Eropa atau Amerika.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

PLTN memiliki prinsip kerja yang sama dengan pembangkit listrik konvensional. Namun PLTN tidak menggunakan bahan bakar fosil seperti pembangkit listrik konvensional.

Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut (PLTPS)

Jenis pembangkit tenaga listrik ini memanfaatkan tenaga pasang surut yang merupakan energi yang dapat diperbarui, sehingga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik.

Baca juga sejarah bola lampu

Sekian informasi mengenai pembangkit listrik dan jenisnya. Jadi sekarang sobat tau apakah pembangkit listrik itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *